Osteoporosis
20 September 2011 – 5:26 pm | Belum Ada Komentar

Osteoporosis adalah gangguan yang sangat umum mempengaruhi tulang. Pada pasien dengan osteoporosis, tulang mulai kehilangan mineral dan dukungan balok, meninggalkan kerangka rapuh dan rentan terhadap patah tulang. Sekitar 80 persen penderita osteoporosis adalah perempuan. Hal …

Baca keseluruhan artikel »
Artikel Kesehatan

Fisiopedi

Fisioterapi pada muskuloskeletal

Fisioterapi pada stroke

Sport Injury

Utama » Pemeriksaan Keseimbangan

Tes Keseimbangan berdiri (6)

Artikel dikirim oleh pada 18 Februari 2010 – 1:29 pmBelum Ada Komentar

  • Clinical Test of Sensory Interaction of Balance (CTSIB)

Tipe pengukuran:

pengukuran terhadap kemampuan mempertahankan posisi berdiri pada keadaan berkurang atau berselisihnya-nya petunjuk sensorik.

Alat yang dibutuhkan :

stop watch, foam padat, dome

Waktu tes:

6 jenis tes, masing-masing 30 detik

Prosedur tes:

Berdiri tegak tanpa alas kaki dengan kedua kaki terpisah 10 cm atau rapat. Berikan penjelasan atau contoh  kepada pasien tentang tes yang akan dilakukan. Pasien berdiri tegak dan mempertahankan posisi tersebut dengan kedua tangan di samping tubuh. Fisioterapis memberikan aba-aba “mulai” bersamaan dengan menghidupkan stopwatch dan “stop” bersamaan dengan mematikan stopwatch setelah 30 detik atau saat pasien kehilangan keseimbangannya.

Jenis tes :

  1. Mata terbuka; berdiri di permukaan yang keras
  2. Mata tertutup; berdiri di permukaan yang keras
  3. Konflik visual (memakai dome); berdiri di permukaan yang keras
  4. Mata terbuka; berdiri di atas foam
  5. Mata tertutup; berdiri di atas foam
  6. Konflik visual (memakai dome); berdiri di atas foam

Skor normal

Umur 25-44     : mampu melakukan semua tes sesuai dengan waktu (30 detik)

Umur 45-64     : mampu melakukan semua tes sesuai dengan waktu (30 detik) dengan sedikit

penurunan     pada jenis tes nomor 6

Umur 65-84     : mampu melakukan/mempertahankan

30 detik untuk 3 tes pertama

29 detik untuk tes nomor 4

17 detik untuk tes nomor 5

19 detik untuk tes nomor 6

Reliabilitas : retes bagus pada pasien stroke (DiFabio R, 1990)

Validitas signifikan untuk menilai perkembangan pasien stroke (Hill K, 1997)

Keunggulan dan kelemahan:

-          Bermanfaat untuk menentukan jenis kelainan pada sistem sensorik, vestibular dan visual

-          Merupakan tes statis dan tidak fungsional.

Tinggalkan komentar!

Tuliskan komentar Anda atau berikan trackback dari website Anda. Anda juga dapat berlangganan komentar artikel ini melalui RSS.

Tetap pada topic. Jangan lakukan spamming.

Anda dapat menggunakan tag HTML ini:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Website ini menggunakan Gravatar. Untuk mendapatkan avatar pribadi Anda, silakan register dan upload avatar Anda di Gravatar.