Tes Keseimbangan berdiri (6)
- Clinical Test of Sensory Interaction of Balance (CTSIB)
Tipe pengukuran:
pengukuran terhadap kemampuan mempertahankan posisi berdiri pada keadaan berkurang atau berselisihnya-nya petunjuk sensorik.
Alat yang dibutuhkan :
stop watch, foam padat, dome
Waktu tes:
6 jenis tes, masing-masing 30 detik
Prosedur tes:
Berdiri tegak tanpa alas kaki dengan kedua kaki terpisah 10 cm atau rapat. Berikan penjelasan atau contoh kepada pasien tentang tes yang akan dilakukan. Pasien berdiri tegak dan mempertahankan posisi tersebut dengan kedua tangan di samping tubuh. Fisioterapis memberikan aba-aba “mulai” bersamaan dengan menghidupkan stopwatch dan “stop” bersamaan dengan mematikan stopwatch setelah 30 detik atau saat pasien kehilangan keseimbangannya.
Jenis tes :
- Mata terbuka; berdiri di permukaan yang keras
- Mata tertutup; berdiri di permukaan yang keras
- Konflik visual (memakai dome); berdiri di permukaan yang keras
- Mata terbuka; berdiri di atas foam
- Mata tertutup; berdiri di atas foam
- Konflik visual (memakai dome); berdiri di atas foam
Skor normal
Umur 25-44 : mampu melakukan semua tes sesuai dengan waktu (30 detik)
Umur 45-64 : mampu melakukan semua tes sesuai dengan waktu (30 detik) dengan sedikit
penurunan pada jenis tes nomor 6
Umur 65-84 : mampu melakukan/mempertahankan
30 detik untuk 3 tes pertama
29 detik untuk tes nomor 4
17 detik untuk tes nomor 5
19 detik untuk tes nomor 6
Reliabilitas : retes bagus pada pasien stroke (DiFabio R, 1990)
Validitas signifikan untuk menilai perkembangan pasien stroke (Hill K, 1997)
Keunggulan dan kelemahan:
- Bermanfaat untuk menentukan jenis kelainan pada sistem sensorik, vestibular dan visual
- Merupakan tes statis dan tidak fungsional.



