Osteoporosis
20 September 2011 – 5:26 pm | Belum Ada Komentar

Osteoporosis adalah gangguan yang sangat umum mempengaruhi tulang. Pada pasien dengan osteoporosis, tulang mulai kehilangan mineral dan dukungan balok, meninggalkan kerangka rapuh dan rentan terhadap patah tulang. Sekitar 80 persen penderita osteoporosis adalah perempuan. Hal …

Baca keseluruhan artikel »
Artikel Kesehatan

Fisiopedi

Fisioterapi pada muskuloskeletal

Fisioterapi pada stroke

Sport Injury

Utama » Sport Injury

Program Fisioterapi Pada Sprain LCM Grade 2 & 3

Artikel dikirim oleh pada 20 Januari 2010 – 2:33 pmBelum Ada Komentar

sprain-lcm

SPRAIN GRADE 2 ATAU 3

Untuk sprain grade 2 dan khususnya 3, penting agar ujung ligament terlindungi dan menyembuhkannya tanpa terus terjadi gangguan. Panduan rehabilitasi untuk grade 2 atau 3 ligement collateral medial dapat menjadi 4 tahapan:

Tahap 1: Segera setelah cedera

Bertujuan : Kontrol pembengkakan, mempertahankan kemampuan untuk meluruskan lutut lebih dari 90 derajat, dan mulai melakukan strengthening exercise.

Durasi : 4 minggu

  • Istirahat dari semua kegiatan yang menimbulkan rasa sakit. Menggunakan crutches jika diperlukan,  dimulai dengan NWB kemudian partial weight bearing selama 2 minggu dan pada akhir minggu ke 4 lakukan jalan secara normal.
  • Memakai knee brace untuk melindungi ligament cruciatum medial. Lakukan terapi dingin dan kompresi. Dosis cold terapi 15 sampai 20 menit setiap 2 jam sekali untuk 2 bulan pertama dan secara bertahap mengurangi frekuensinya sampai 3 kali sehari selama seminggu.
  • Lakukan stretcheing pada hamstrings, quadriceps dan calf muscle tanpa menimbulkan rasa sakit.
  • Sports massage (gentle cross frictions) dapat dilakukan setelah 2 hari tetapi pada cedera yang parah diperbolehkan setelah satu minggu.
  • Apabila timbul rasa nyeri dapat di lakukan static quads dan hamstring exercises, double leg calf raises. Menjaga kebugaran aerobik dengan stationary cycle.

Tahap 2: Setelah 4 minggu

Bertujuan – Menghilangkan pembengkakan, full weight bearing pada cedera lutut, , full range of motion, meningkatkan  kekuatan lutut yang cedera seperti kuatnya lutut yang sehat.

Duration : 2 minggu.

  • Cold therapy dan kompresi secara kontinyu untuk untuk menghilangkan pembengkakan, terutama setelah latihan.
  • Strengthening exercises – static quadricpes contractions, half squats (both legs), step ups, hip raises, hamstring curls and single leg calf raises.
  • Apabila memungkin dapat mulai berenang  atau menggunakan stepper pada saat aerobik kebugaran.

Tahap 3: Setelah 6 minggu

Bertujuan : Full range of motion, strength, dapat kembali jogging dan 10 bulan dari cedera, kembali ke spesifik exercise.

Duration : 4 minggu

  • Terapi dingin secara kontinyu setelah sesi latihan. Memakai brace or support yang diperlukan. Sports massage techniques ke ligament 2 hingga 3 kali dalam satu minggu.
  • Strengthening exercises dengan meningkatkan intensitas dan latihan bergerak dua kali untuk satu kaki. Setelah 6 minggu, tidak terburu-buru mulai berjalan – tidak ada perubahan arah secara tiba-tiba. Setelah 8 minggu mulai berlari  miring, mundur sehingga setalah minggu ke 10 atlet dapat mulai mengubah arah pada kecepatannya.

Tahap 4: Setelah 10 minggu

Bertujuan : Dapat kembali secara penuh ke latihan olahraga secara spesifik dan kompetitif atanpa brace untuk support, strength dan mobility secara penuh.

Duration : 2 hingga 4 bulan.

  • Mengadakan pelatihan secara bertahap dan latihan lebih khusus, mengubah arah dan plyometric (hopping dan bounding) exercise.

Tinggalkan komentar!

Tuliskan komentar Anda atau berikan trackback dari website Anda. Anda juga dapat berlangganan komentar artikel ini melalui RSS.

Tetap pada topic. Jangan lakukan spamming.

Anda dapat menggunakan tag HTML ini:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Website ini menggunakan Gravatar. Untuk mendapatkan avatar pribadi Anda, silakan register dan upload avatar Anda di Gravatar.