Konsep Kerjasama 9 ahli kesehatan profesional
21 Februari 2008 – 9:15 pm | 2 Komentar

Konsep kerjasama 9 ahli kesehatan profesional, secara bersama-sama bertanggung jawab terhadap kebutuhan dan pelayanan kesehatan anak-anak.

PHYSIOTHERAPY
Fisioterapis menilai dan mengatur anak-anak dengan ketidakmampuan gerak dan kecacatan.Tujuan fisioterapis adalah membantu anak-anak untuk meraih potensi …

Baca keseluruhan artikel »
Artikel Kesehatan

Fisiopedi

Fisioterapi pada muskuloskeletal

Fisioterapi pada stroke

Sport Injury

Fisioterapi Haji »

Skripsi Senam Haji
22 Agustus 2010 – 6:09 am | Belum Ada Komentar

ABSTRAK

Pengaruh Senam Haji Terhadap Keseimbangan Dinamik Lansia, S.Rujito;  Mahasiswa Program Diploma IV Fisioterapi, Politeknik Kesehatan Surakarta, Surakarta

Latar Belakang: Aspek-aspek yang dapat dikembangkan agar para lansia dapat menikmati masa tua yang bahagia dan berguna adalah upaya pencegahan, agar proses menua atau degeneratif dapat diperlambat, sebaliknya yang sudah tua perlu dioptimalkan kemampuan fisiknya agar tetap mampu mengerjakan aktivitas sehari-hari secara mandiri.Salah satu upaya pencegahan untuk memperlambat proses degeneratif adalah dengan olah raga. Jenis olah raga yang dianjurkan untuk lansia, bukan jenis olah raga prestasi atau yang sifatnya kompetitif dan salah satu jenis olah raga tersebut adalah senam haji.

Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh senam haji terhadap peningkatan keseimbangan dinamik lansia.

Subjek: Subjek penelitian ini adalah anggota masyarakat Desa Gudang, Sumbung, Boyolali dengan 2 lansia laki-laki dan 13 lansia perempuan.

Metode Penelitian: pre-experiment menggunakan rancangan penelitian one group pretest – post test design.

Analisa: Uji normalitas data dengan menggunakan kolmogorov-smirnov kemudian dilanjutkan dengan uji beda parametrik  dengan paired sample t Test.

Hasil: Dengan uji beda untuk membandingkan dua sampel berpasangan menggunakan paired sample t test. Dalam uji hipotesa tersebut didapatkan hasil ada perbedaan yang bermakna antara sebelum dan setelah perlakuan senam haji karena nilai probabilitasnya P = 0.00 atau P < 0.05.

Kesimpulan: Pemberian senam haji 3 kali seminggu selama 4 minggu dalam waktu 40 menit setiap kali perlakuan, memberi manfaat terhadap peningkatan keseimbangan dinamik lansia.

Kata Kunci : Senam Haji,  Keseimbangan Dinamik, Lansia.

Form Mengukur Potensi Stroke
22 Agustus 2010 – 5:48 am | Belum Ada Komentar

Penilaian Sendiri Tentang Resiko Stroke

Faktor Resiko
0
1
2
Nilai

Tekanan Darah
Rendah atau Normal
Meningkat atau tidak tahu
Tinggi

Merokok
Bukan perokok
15 batang sehari
15 batang lebih/hr

Kadar kolesterol (& triglicerid)
Dibawah rata-rata
Rata-rata atau …

Tes Keseimbangan berdiri (1)
18 Februari 2010 – 1:46 pm | Belum Ada Komentar
Tes Keseimbangan berdiri (1)

Timed Up and Go test

Tipe pengukuran:
Mengukur kecepatan terhadap aktivitas yang mungkin menyebabkan gangguan keseimbangan
Alat yang dibuthkan :
kursi dengan sandaran dan penyangga lengan, stopwatch, dinding
Waktu tes:
10 detik – 3 menit
Prosedur tes
Posisi awal pasien duduk bersandar pada …

Tes Keseimbangan berdiri (2)
18 Februari 2010 – 1:43 pm | Belum Ada Komentar

Skala keseimbangan dari Berg (Berg Balance Scale)

Tipe pengukuran:
pengukuran terhadap satu seri keseimbangan yang terdiri dari 14 jenis tes keseimbangan statis dan dinamis dengan skala 0-4 (skala didasarkan pada kualitas dan waktu yang diperlukan dalam melengkapi …

Tes Keseimbangan berdiri (3)
18 Februari 2010 – 1:40 pm | Belum Ada Komentar

Step test

Tipe pengukuran :
pengukuran kecepatan saat bergerak dinamis naik turun satu trap dengan satu kaki
Alat yang dibutuhkan :
stopwatch, blok setinggi 7,5 cm
Waktu tes:
30 detik
Prosedur tes :
Pasien berdiri tegak tak tersangga, sepatu dilepas, kedua kaki sejajar …

Tes Keseimbangan berdiri (4)
18 Februari 2010 – 1:37 pm | Belum Ada Komentar

Tes Pastor/ tes Marsden

Tipe pengukuran :
pengukuran kemampuan untuk mempertahankan posisi terhadap gangguan dari luar
Alat yang dibutuhkan :
tidak ada
Waktu tes:
10 detik
Prosedur tes
Fisioterapis berdiri di belakang pasien dan memberikan tarikan secara mengejut pada bahu pasien ke belakang. …

Tes Keseimbangan berdiri (5)
18 Februari 2010 – 1:33 pm | Belum Ada Komentar

“Functional reach test”

Tipe pengukuran :
mengukur kemampuan dalam  “meraih” (“reach”) dari posisi berdiri tegak
Alat yang diperlukan:
penanda dan penggaris
Waktu tes:
15 detik
Prosedur tes
Posisi pasien berdiri tegak rileks dengan sisi yang sehat dekat dengan dinding; kedua kaki renggang (10 …

Tes Keseimbangan berdiri (6)
18 Februari 2010 – 1:29 pm | Belum Ada Komentar

Clinical Test of Sensory Interaction of Balance (CTSIB)

Tipe pengukuran:
pengukuran terhadap kemampuan mempertahankan posisi berdiri pada keadaan berkurang atau berselisihnya-nya petunjuk sensorik.
Alat yang dibutuhkan :
stop watch, foam padat, dome
Waktu tes:
6 jenis tes, masing-masing 30 detik
Prosedur tes:
Berdiri …

Tes Keseimbangan berdiri (7)
18 Februari 2010 – 1:10 pm | Belum Ada Komentar

Static standing balance (Bohannon 1989)

Tipe pengukuran:
mengukur dan menilai kemampuan dalam mempertahankan keseimbangan posisi berdiri statik
Alat yang dibutuhkan: stop watch
Waktu tes: 30 detik
Prosedur tes dan penskoran:
0             :  Tidak mampu berdiri
1              : Mampu berdiri dengan 2 kaki …

Tes Keseimbangan duduk
18 Februari 2010 – 1:05 pm | Belum Ada Komentar

Tipe pengukuran:
mengukur dan menilai kemampuan dalam mempertahankan keseimbangan dalam posisi duduk
Alat yang dibutuhkan:
stop watch dan bed
Waktu tes:
30 detik
Prosedur tes:
Pasien duduk di tepi bed, kaki tersangga, kedua tangan diletakkan di sisi tubuh dan punggung tak tersangga, …

Program Fisioterapi Pada Sprain LCM Grade 2 & 3
20 Januari 2010 – 2:33 pm | Belum Ada Komentar

SPRAIN GRADE 2 ATAU 3
Untuk sprain grade 2 dan khususnya 3, penting agar ujung ligament terlindungi dan menyembuhkannya tanpa terus terjadi gangguan. Panduan rehabilitasi untuk grade 2 atau 3 ligement collateral medial dapat menjadi 4 …

Program Fisioterapi Pada Sprain LCM Grade 1
20 Januari 2010 – 2:25 pm | Belum Ada Komentar
Program Fisioterapi Pada Sprain LCM Grade 1

SPRAIN GRADE 1

Panduan rehabilitasi sprain ligament collateral medial grade 1 atau ringan, dibagi menjadi 4 tahap:
Tahap 1 : Segera setelah cedera
Bertujuan : untuk mengurangi pembengkakan (jika ada), memastikan lutut dapat diluruskan sepenuhnya dan dapat difleksikan …

Knee Ligament Anatomy
9 Januari 2010 – 4:39 pm | Belum Ada Komentar